Solid Gold Berjangka ~ Ribuan Artefak Asli Indonesia Akan Dikembalikan Belanda

Solid Gold Berjangka ~ Tidak bisa dimungkiri lagi selain mengeruk banyak sekali sumber daya alam yang ada di Indonesia, Belanda juga mengambil cukup banyak artefak. Arca, keris, mahkota kerajaan, dan benda bersejarah lainnya diambil dan dibawa ke Belanda. Meski alasan pengambilan itu untuk melindungi dari penjarahan, benda asli Indonesia itu jadi berada di negeri jauh dan tidak bisa dipelajari dengan mudah.

Pemerintah Indonesia sebenarnya sudah didesak untuk meminta Belanda mengembalikan banyak artefak itu. Namun, untuk melakukannya juga butuh proses panjang mengingat artefak yang dipindahkan sangat berharga dan sangat berat. Kalau terjadi kesalahan di jalan, artefak yang merupakan benda bernilai jual tinggi itu bisa hilang.

Pengembalian keris [image source]
Pengembalian keris

Akhirnya setelah menunggu lama, Perdana Menteri Kerajaan Belanda akhirnya melakukan lawatan ke Indonesia. Misi dari lawatan ini adalah membahas kerja sama bilateral dan juga mengembalikan artefak yang konon jumlahnya sekitar 1.500 buah itu. Artefak ini dikumpulkan oleh peneliti zaman Belanda sejak dahulu kala dan akhirnya dipajang di The Nusantara Collection yang terletak di dalam Museum Delft.

Dalam kunjungannya ini, Perdana Menteri Belanda menyerahkan sebuah keris kepada Presiden Jokowi. Keris itu menjadi simbol pengembalian 1.500 artefak yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Pengembalian artefak-artefak yang ada di Museum Delft dilakukan karena tempat ini mengalami kebangkrutan. Operasionalnya tidak mencukupi sehingga mau tidak mau museum ini diberhentikan sejak tahun 2013 silam.

Arca ganesha [image source]
Arca ganesha

Penutupan museum ini membuat beberapa koleksi akhirnya dikembalikan lagi ke negara-negara asalnya. Indonesua beruntung karena masih menerima 1.500 artefak yang kemungkinan besar akan disimpan lagi di museum-museum besar seperti Museum Nasional yang terletak di Jakarta.

Oh ya, sebenarnya benda-benda bersejarah yang dimiliki Indonesia masih banyak di Belanda. Di Tropen Musem, Leiden, benda-benda peninggalan dari Kerajaan Singasari seperti arca di candi masih disimpan di sana. Kalau pemerintah Indonesia bisa melakukan lobi yang tepat, benda tersebut bisa saja dikembalikan ke Indonesia.

Selama dijajah Indonesia sudah kehilangan banyak sumber daya dan juga nyawa. Kalau peninggalan masa lalu itu masih bisa dikembalikan. Indonesia masih memiliki sisa peradaban masa lalu yang tidak ternilai lagi harganya.

Semoga dengan awal yang baik ini, Indonesia menjadi semakin bersemangat untuk menarik kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya. Selain di Belanda, negara-negara Eropa seperti Jerman, Austria, dan Inggris.

Mari kembali pelajari sejarah masa lalu karena dari sejarah kita bisa menghindari kesalahan-kesalahan yang sama. Seperti kata Bung Karno: jas merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah.(Solid Gold Berjangka)

 

BACA JUGA
Solid Gold Berjangka ~ Tanda – tanda sahabat jadi pacar

Iklan

Pt Solid Gold Berjangka ~ APAKAH Ekonomi Global Melambat ??

Pt Solid Gold Berjangka ~ APAKAH Ekonomi Global Melambat ??

 

ekonomi-melambat

Pt Solid Gold Berjangka ~ Sejak krisis 2008, ekonomi global tidak tumbuh secepat yang diharapkan. Persoalannya bukan pada kebijakan suku bunga rendah seperti yang dilakukan negara-negara maju. Perlambatan ekonomi yang terjadi sekarang lebih disebabkan faktor alamiah dan diperkirakan terus melambat dalam beberapa tahun mendatang.

Chief Economist DBS Group Research, David Carbon berpandangan bahwa perlambatan ekonomi saat ini terjadi seiring perubahan demografi di negara-negara maju. Pertumbuhan populasi di sana melambat, terutama penduduk usia kerja dalam satu dekade terakhir. Situasi ini diperkirakan terus terjadi dalam 2 sampai 3 dekade mendatang.

Di Jepang misalnya, saat ini pertumbuhan penduduknya sudah negatif 0,2% per tahun dan angkatan kerjanya merosot hingga minus 1% per tahun. Demikian pula pertumbuhan angkatan kerja di Amerika Serikat (AS). Saat ini tingkat pertumbuhannya hanya 0,4% per tahun, padahal menjelang runtuhnya Lehman Brothers pada 2008 masih tumbuh 0,8% dan 1,2 % lima tahun sebelumnya.

Pertumbuhan penduduk yang lambat dan masyarakat yang semakin tua menyebabkan beban penduduk usia kerja meningkat. Ini menyebabkan rasio pendapatan yang dihasilkan untuk menopang penduduk tidak produktif semakin tinggi. Dengan demikian, pendapatan yang dipakai untuk konsumsi serta mendorong pertumbuhan ekonomi diperkirakan terus berkurang.

Apakah itu mengkhawatirkan? David Carbon menyarankan agar investor terbiasa dengan situasi ini. Perlambatan ekonomi tidak sepenuhnya “buruk”. Ia mengutip Narayana Rao Kocherlakota, mantan Presiden Federal Reserve of Minneapolis, bahwa yang terpenting diperhatikan adalah seberapa besar perubahan ouput per orang, bukan output secara agregat. “Artinya investor perlu melihat jenis PDB yang didorong dari pertumbuhan produktivitas,” ujarnya dalam laporan berjudul “Global Growth: Redefining Strength.”

Jika dilihat dari sisi ini, tingkat produktivitas negara-negara maju sama sekali tidak menunjukkan perlambatan. Memang kita tidak melihat adanya perubahan struktural sejak krisis 2008—bahkan sejak periode sebelumnya—terhadap pertumbuhan produktivitas.

Contohnya tingkat produktivitas di Jepang rata-rata sebesar 1,6% per tahun sejak 2011. Angka ini tidak jauh dari rata-rata 1,8% sejak 1980, bahkan lebih baik dari rata-rata sejak 1990 sebesar 1,2%. Hal yang sama juga terjadi di AS, Jerman, dan Perancis. Meski PDB-nya melambat, tapi output per orang tidak mengalami perubahan.

“Perlambatan ekonomi di negara-negara ini sepenuhnya disebabkan faktor demografi, yakni pertumbuhan angkatan kerja yang rendah. Bukan akibat pertumbuhan produktivitas yang melemah,” kata Carbon.

Situasi ini berbeda dengan negara-negara berkembang, terutama di Asia yang dari sisi demografi diuntungkan dengan struktur penduduk usia muda. Menurut Carbon, persoalan negara-negara ini bukan faktor demografi, melainkan turunnya tingkat produktivitas. Produktivitas tidak hanya digerakkan oleh pembangunan infrastruktur, tapi juga kualitas sistem legal, manajemen, serta sumber daya manusia untuk menghasilkan teknologi terkini. “Ada tiga faktor kunci penggerak produktivitas, yakni pendidikan, pendidikan, dan pendidikan,” ujarnya.

Namun, negara-negara berkembang tidak memulai pada titik yang sama dengan negara maju. Makanya, cara paling mudah bagi negara berkembang untuk mengejar ketertinggalan adalah dengan mengimpornya dari negara maju atas teknologi yang diproduksi 10, 20, atau 30 tahun lalu. Produktivitas pun meningkat dan pendapatan per kapita naik.

Persoalannya, teknologi perlu diperbarui dan di sisi lain tingkat upah juga sudah tinggi. Ini membuat teknologi semakin mahal, sehingga produktivitas pun menurun. “Pertumbuhan produktivitas dan upah suatu negara akan semakin lambat seiring tingkat pendapatan, pendidikan, dan teknologi semakin mendekati negara-negara maju.”

Perkembangan ini sama sekali bukan hal baru. Pernah terjadi di Jepang era 1950-an dan 1960-an. Ketika pendapatan dan kapasitas teknologinya meningkat, pertumbuhan produktivitasnya disalip Singapura dan Hong Kong. Dari sini lalu ke Korea dan Taiwan, lalu ke Malaysia, Thailand, Tiongkok dan seterusnya.

Memang tak ada yang menginginkan pertumbuhan PDB yang lambat. Tapi patut diingat ini disebabkan adanya kenaikan pendapatan penduduk. Tentunya ini merupakan tujuan pertumbuhan ekonomi, bukan pertumbuhan itu sendiri. Dalam situasi ini, sebagaimana terjadi di Asia, maka pertumbuhan ekonomi yang lambat merupakan sesuatu yang baik, tidak sama sekali buruk sebagaimana dikhawatirkan.

 

BACA JUGA

Pt Solid Gold BerjangkaDemo 2 Desember, Salat Jumat Digelar di Monas

Solid Gold ~ Demo 2 Desember akhirnya digelar di Monas, bukan di Jl Sudirman

Solid Gold ~ Demo 2 Desember akhirnya digelar di Monas, bukan di Jl Sudirman

 

capture

Solid Gold ~ Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan pihak kepolisian akhirnya sepakat untuk menggeser lokasi aksi 2 Desember 2016 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Awalnya Aksi Bela Islam Jilid III akan digelar di sepanjang Jl Sudirman-MH Thamrin.

“Kami sepakat akan digelar zikir dan doa untuk keselamatan negeri di Lapangan Monas dan sekitarnya. Dari jam 08.00 WIB sampai Sholat Jumat,” kata Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Shihab dalam jumpa pers bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Jakarta, Senin (28/11).

Habib Rizieq memberi syarat untuk melaksanakan salat Jumat di Monas. Dia tak ingin jutaan umat yang ikut aksi akan berhimpit-himpitan saat keluar seperti di Masjid Istiqlal usai salat.

Syarat pertama diminta adalah agar pintu di Monas dibuka seluruhnya, lalu disiapkan pintu darurat untuk evakuasi, mobil ambulans dan logistik. Lalu adanya posko medis, tempat ambil wudhu serta toilet.

Habieb Rizieq juga sepakat aksi 2 Desember akan berjalan super damai. Dia mengajak aparat TNI dan Polri ikut berdoa untuk negeri ini.

“Pak Kapolri sudah menyampaikan tadi, selain ada yang berjaga juga akan ada yang berbaur dan berdoa dengan peserta,” kata dia.

 

 

Baca Juga

Solid Gold Berjangka ~ Bergaji UMR bisa nabung Rp 1 juta per bulan

 

Solid Gold ~ Menjamurnya Bisnis Pertamini

Solid Gold ~ Menjamurnya Bisnis Pertamini

capture

Solid Gold ~ Penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran menggunakan peralatan yang menyerupai peralatan di SPBU yang kerap disebut Pertamini marak di berbagai daerah.

Meski sekilas mirip peralatan yang dimiliki SPBU Pertamina dan membuat konsumen terkecoh, sebenarnya keberadaan Pertamini adalah ilegal.

Menurut pengamat kebijakan publik Agus Pambagio, usaha tersebut sudah melanggar UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas dan bisa dikenai denda hingga Rp 60 miliar.

“Keberadaan Pertamini sangat berbahaya. Pemerintah harus segera menertibkan, menindak, dan menutup usaha tersebut,” kata Agus dalam sebuah pernyataan Jumat (25/11/2016).

Menurut Agus, pemerintah memang seharusnya bersikap tegas. Kalau tidak, maka keberadaan Pertamini akan semakin menjamur.

Padahal, mereka tidak memiliki izin sebagai pengecer BBM, tidak memiliki standar takaran, serta pengamanan. Sesuai UU yang berlaku, maka hanya PT Pertamina (Persero) yang berhak menjual secara eceran.

Pertamini, lanjut Agus, memang mengabaikan soal keamanan. Padahal, usaha ritel BBM sangat rawan dengan risiko kebakaran.

UU mensyaratkan, usaha eceran yang dilakukan SPBU harus memiliki kriteria tertentu, seperti lokasi tertentu, tempat yang harus terlindungi, adanya alat pemadam kebakaran, dan sebagainya.

Di sisi lain, Agus menengarai, menjamurnya Pertamini bukan semata-mata karena pembiaran yang dilakukan pihak berwenang.

Selain itu, juga karena adanya beberapa SPBU yang justru melayani para pembeli yang mempergunakan jerigen.

Padahal, penjualan semacam itu sudah jelas merupakan pelanggaran.

“SPBU kan tidak boleh melayani pembelian dengan jerigen, itu ada aturannya loh. Terus, Pertamini itu beli dari mana? Kan tidak ada truk tangki berhenti di depan warung dan menjual kepada Pertamini,” paparnya.

Ketua Hiswana Migas Eri Purnomohadi tidak menepis bahwa banyak masyarakat “tertipu” dan menganggap seolah-olah Pertamini adalah bagian dari unit usaha Pertamina.

Padahal, Pertamini adalah usaha eceran yang dilakukan di berbagai pelosok.

Menurut Eri, keberadaan Pertamini sebenarnya tidak lepas dari kebutuhan pelayanan masyarakat akan BBM di berbagai pelosok.

Pada saat bersamaan, terdapat pula beberapa home industry yang membuat dan menjual peralatan pengecer.

Namun karena keberadaan Pertamini melanggar UU serta tidak memiliki izin serta standar yang sudah ditentukan, maka seharusnya ditindak tegas.

“Pertamini bukan Pertamina. Pertamini tidak memiliki SOP, tidak memiliki standar, tidak memiliki izin. Mereka juga tidak memiliki standar takaran serta standar keamanan dan keselamatan lingkungan. Selain itu, operator Pertamini juga tidak di-training. Makanya, pemerintah daerah harus segera menindak tegas,” kata Eri.

(Solid Gold)

 

BACA JUGA

Pt Solid Gold Berjangka ~ Minyak menuju kenaikan mingguan

Solid Gold ~ Kapolri: Kawasan Bundaran HI Terlarang untuk Aksi 2 Desember

Solid Gold ~ Kapolri: Kawasan Bundaran HI Terlarang untuk Aksi 2 Desember

 

capture

 

Solid Gold ~ Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian melarang pelaksanaan aksi 2 Desember 2016 jika dilakukan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan MH Thamrin.

Larangan tersebut dikarenakan jalanan tersebut merupakan jalan utama di Jakarta. Jika jalan tersebut ditutup, dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kalau jalan protokol diblok, otomatis akan menganggu. Yang sakit bisa terganggu, yang mau kerja juga terganggu. Bikin Jakarta macet,” ujar Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Tito mengatakan, polisi tidak melarang aksi unjuk rasa asalkan dilakukan di tempat-tempat yang diperbolehkan.

Menurut undang-undang, unjuk rasa tidak boleh dilakukan di sentra aktivitas publik seperti jalan utama. Wilayah Sudirman, Thamrin, dan Bundaran HI ibarat urat nadi dari Jakarta.

“Itu menganggu ketertiban publik. Maka kami akan melarang kegiatan itu,” kata Tito.

Aksi 2 Desember itu rencananya akan diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).

Aktivis GNPF MUI yang juga Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman, memastikan aksi berjalan damai karena hanya menggelar shalat Jumat di kawasan tersebut.

Namun, menurut Tito, masih banyak tempat lain yang bisa dijadikan tempat shalat selain jalan protokol Jakarta.

“Kalau mau shalat Jumat bisa di Istiqlal, Lapangan Banteng, Monas, ya monggo. Tapi kalau di jalan protokol, memacetkan Jakarta, tidak bisa. Itu jelas undang-undangnya,” kata Tito.

Sebelumnya, Munarman menyebut aksi damai tersebut akan dilakukan dengan salat Jumat bersama dengan posisi imam berada di Bundaran Hotel Indonesia.

Sebelum salat Jumat, akan dilakukan doa bersama sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

“Kami meminta ulama dan umat Islam bersatu. Seluruh elemen dan ormas Islam yang ada di Indonesia dengan menggunakan berbagai macam satgasnya agar mengikuti aksi damai ini,” ujar Munarman.(Solid Gold)

 

Baca Juga

Solid Gold Berjangaka ~ Emas Semakin Tertekan Karena Lonjakan Dolar

Solid Gold ~ Emas Jatuh Seiring Lonjakan Saham Menuju Rekornya

Solid Gold ~ Emas Jatuh Seiring Lonjakan Saham Menuju Rekornya

emas-5

Solid Gold ~ Investor memberikan jaminan pada emas. Holdings di exchange-traded funds yang menuju penurunan bulanan terbesar dalam hampir tiga tahun terakhir karena Federal Reserve bersiap untuk menaikkan suku bunga AS, saham mencatatkan kenaikan dan Donald Trump akan bersiap untuk menjabat.

Setelah jatuh selama sembilan hari berturut-turut, aset emas di ETF yang didukung telah dikontrak 71,8 metrik ton selama bulan November, turun ke 1,915.8 ton, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Dengan seminggu tersisa untuk bulan ini, yang sudah mengalami penurunan terbesar dalam hal tonase sejak Desember 2013 dan mengurangi kepemilikan global ke level terendah sejak Juli.

Eksodus yang telah berlangsung karena harga emas menuju penurunan bulanan kedua ditengah harapan Presiden terpilih Trump akan meningkatkan pengeluaran, membantu mendorong peluang untuk kenaikan suku bunga pada bulan depan untuk 100 persen dan mengirim dolar lebih tinggi. Risalah pertemuan Fed bulan November akan dirilis hari Rabu cenderung untuk mengkonfirmasi pejabat untuk mendekati menaikkan biaya pinjaman sebelum pemilu, dan perkembangan sejak memperkuat kasus untuk pengetatan. Semua empat besar indeks acuan pada saham AS membukukan rally pada hari Selasa.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan di level $ 1.214 per ons pada pukul 2:51 siang waktu Singapura dari sebelumnya $ 1,212.32 pada hari Selasa, ketika kehilangan 0,2 persen, menurut harga dari Bloomberg. Logam jatuh ke level $ 1,202.96 pada 18 November, yang terendah sejak Mei dan itu menuju penurunan bulanan pertama back-to-back tahun ini diikuti lonjakan pada ukuran mata uang AS. (solid gold)

Sumber : Bloomberg

Baca Juga

Solid Gold Berjangka ~ inflasi tahun ini di kisaran 3 persen

Minyak melonjak untuk hari ketiga

Solid Gold ~ Minyak melonjak untuk hari ketiga

 

minyak

Solid Gold ~ Minyak melonjak untuk hari ketiga ditengah tanda-tanda bahwa anggota OPEC telah membuat kemajuan menuju kesepakatan untuk memangkas produksi.

Kontrak berjangka untuk Januari naik sebanyak 1,5 % di New York setelah kontrak yang berakhir untuk bulan Desember menguat 3,9 % pada hari Senin. Pembicaraan tentang penugasan kuota untuk masing-masing negara berjalan dengan baik, kata Gubernur OPEC Libya Mohamed Oun setelah pertemuan awal di markas kelompok tersebut di Wina. Goldman Sachs Group Inc mengatakan itu sekarang “taktis bullish” pada kemungkinan kesepakatan. Data pemerintah AS hari Rabu diperkirakan menunjukkan ekspansi terkecil dari stok minyak mentah sejak Januari, menurut survei Bloomberg.

Harga minyak telah kembali pulih dari delapan minggu terendah pada 14 November seiring anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak membuat pembaruan upaya diplomatik sebelum pertemuan 30 November mereka untuk menyelesaikan kesepakatan pasokan mereka secara informal pada bulan September. Rencana kelompok itu untuk memangkas output pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir dipersulit oleh komitmen Iran untuk meningkatkan produksi dan permintaan Irak untuk pengecualian guna membantu mendanai perang dengan militan Islam.

West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik sebanyak 74 sen ke level $ 48,98 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 48,92 pada pukul 13:51 siang waktu Hong Kong. Kontrak untuk bulan Desember yang berakhir hari Senin setelah naik $ 1,80 ke level $ 47,49, penutupan tertinggi untuk harga bulan depan sejak 28 Oktober. Total volume perdagangan sekitar 43 % di atas 100-hari rata-rata.

Brent untuk pengiriman Januari naik sebanyak 73 sen atau 1,5 %, ke level $ 49,63 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut menguat $ 2,04 atau 4,4 %, ke level $ 48,90 per barel pada hari Senin, penutupan tertinggi sejak 28 Oktober. Minyak acuan global diperdagangkan pada premium 65 % untuk WTI. (Solid Gold)

Sumber : Bloomberg

 

BACA JUGA

Solid Gold ~ Kelompok Tani Dorong Pemerintah Bentuk Badan Pangan Nasional

Solid Gold Berjangka ~ Jokowi Pimpin Komite Nasional Keuangan Syariah

Solid Gold Berjangka ~ Jokowi Pimpin Komite Nasional Keuangan Syariah

capture

Solid Gold Berjangka ~ Pemerintah tidak main-main dalam mengembangkan industri keuangan syariah di Indonesia. Hal tersebut terlihat dari aksi turun gunung yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memimpin langsung Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

Komite yang dibentuk Jokowi pada 3 November 2016 lalu melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 91 Tahun 2016 bakal bertugas mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan keuangan syariah dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Selain Jokowi yang akan menjalankan tugas sebagai Ketua, ia juga mengajak Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Wakil Ketua KNKS.

Sementara, posisi Dewan Pengarah akan diisi oleh 10 orang yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; Menteri PPN/Kepala Bappenas; Menteri Keuangan; Menteri Agama; Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN); 6. Menteri Koperasi dan UKM; Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan; Gubernur Bank Indonesia; Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan; dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia.

Dengan dibantu Dewan Pengarah, Jokowi dan JK sendiri akan menjalankan fungsi memberi rekomendasi arah kebijakan dan program strategis pembangunan nasional di sektor keuangan syariah; mengkoordinasi penyusunan dan pelaksanaan rencana arah kebijakan dan program strategis di sektor keuangan syariah; merumuskan dan merekomendasikan penyelesaian masalah di sektor keuangan syariah; dan memantau sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kebijakan dan program strategis di sektor keuangan syariah.

Sementara dalam operasionalnya sehari-hari, Jokowi akan mendelegasikan sejumlah tugas kepada Manajemen Eksekutif KNKS yang terdiri atas Direktur Eksekutif, Sekretariat, dan Unit Kerja.

“Manajemen Eksekutif dipimpin oleh seorang Direktur Eksekutif yang bertanggung jawab kepada Dewan Pengarah,” ujar Jokowi dalam Perpres tersebut. (Solid Gold Berjangka)

 

BACA JUGA

Solid Gold Berjangka ~ Menhir Purbakala dari 2000 SM Ditemukan di Gunung Kidul

Solid Gold ~ OJK: Hasutan Keliru Tak Berdasar, #RushMoney2511

Solid Gold ~ OJK: Hasutan Keliru Tak Berdasar, #RushMoney2511

 

Solid Gold ~ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai berkembangnya isu penarikan simpanan dari perbankan besar-besaran (rush money) hanya hasutan yang tidak bertanggung jawab dan tanpa dasar yang jelas.
Pasalnya, kondisi ekonomi dan industri keuangan nasional masih sehat sehingga keliru mengalihkan simpanan dari sistem perbankan yang justru lebih aman.

Atas dasar itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad meyakini ajakan penarikan simpanan masyarakat secara serempak dari perbankan bersamaan dengan aksi demonstrasi tolak Ahok yang akan digelar pada 25 November 2016 tidak akan terealisasi.
“Mudah-mudahan [rush money] ini hanya desas-desus. Saya kok optimis tidak akan terjadi karena tidak ada alasan untuk itu,” ujar Muliaman, Kamis (18/11) malam.

Menurut Muliaman, saat ini kondisi industri keuangan masih sehat dengan tingkat likuiditas yang baik. Kalaupun, uang itu ditarik, ia mempertanyakan tempat alternatif penyimpanan uang yang memberikan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dari produk investasi keuangan.

“Mau ditaruh mana itu uangnya, mau ditaruh di bawah bantal? Atau ditaruh di tempat lain yang kemudian return-nya lebih rendah dan sebagainya?,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengecam pihak-pihak tertentu yang menyebar isu tak bertanggung jawab di media sosial dengan tanda pagar #RushMoney2511. Keduanya mengingatkan agar isu-isu semacam ini jangan disebarkan karena dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas ekonomi bangsa.

“Jangan mengada-ada, ini namanya sudah mengalihkan langkah-langkah ekonomi (yang tengah dilakukan pemerintah), padahal itu persoalan politik,” ketus Darmin. 

Damin menilai, aktor politik yang bermain dengan isu #RushMoney2511 ini tak layak menyebut dirinya seorang negarawan. Namun, ia tidak menyebutkan siapa politikus yang dimaksud. 

“Itu namanya sudah tidak negarawan,” lanjut Darmin. (Solid Gold)

 

BACA JUGA

Solid Gold Berjangka ~ Emas Dan Minyak di level terendah

Solid Gold ~ Minyak Pertahankan Penurunan Terkait Menguatnya Cadangan Minyak AS

Solid Gold ~ Minyak Pertahankan Penurunan Terkait Menguatnya Cadangan Minyak AS

 

minyak

 

Solid Gold ~ Minyak mentah mempertahankan kerugian mendekati $ 45 per barrel setelah cadangan minyak AS naik dan setelah OPEC bertemu dengan Rusia untuk pembicaraan informal tanpa menteri minyak dari Iran dan Irak, dua negara yang menimbulkan rintangan terbesar untuk kesepakatan pemotongan produksi.

Minyak Berjangka turun 0,2 persen di New York setelah pada hari Rabu turun 0,5 persen. Cadangan minyak mentah AS naik untuk minggu ketiga, keuntungan terpanjang sejak Agustus, menurut laporan pemerintah. Rusia akan mengadakan diskusi dengan perwakilan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak di Doha mulai hari Kamis, kata Menteri Energi Alexander Novak. Ada kemungkinan kesepakatan yang tinggi dan Rusia siap untuk mendukung keputusan, katanya.

Minyak mentah telah melemah sejak mencapai level tertinggi 2016 pada bulan lalu di dekat $ 52 per barel di tengah skeptisisme tentang kemampuan OPEC untuk melaksanakan kesepakatan pada pertemuan 30 November di Wina. OPEC berusaha memangkas produksi untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, rencana yang rumit oleh komitmen Iran untuk meningkatkan produksi dan permintaan Irak sebagai pengecualian untuk membantu mendanai perang dengan militan Islam. OPEC kemungkinan akan menyelesaikan kesepakatan yang tidak termasuk target pasokan individu bagi anggota, menurut survei Bloomberg.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember berada di $ 45,50 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 7 sen, pda pukul 13:44 siang di Hong Kong. Kontrak WTI kehilangan 24 sen menjadi $ 45,57 pada hari Rabu. Total volume perdagangan sekitar 25 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak Brent untuk pengiriman Januari adalah 8 sen lebih rendah di level $ 46,55 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak Brent turun 32 sen menjadi $ 46,63 pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global yang diperdagangkan sampai bulan Januari lebih besar 53 sen dari WTI.

Hamed Al-Zobaie, wakil menteri Irak untuk urusan gas alam, akan mewakili negaranya di Doha, menurut juru bicara dari kementerian minyak. Iran akan diwakili oleh Gubernur OPEC Hossein Kazempour Ardebili dan perwakilan nasional negara di OPEC, Behrooz Baikalizadeh, kata seorang pejabat. Delegasi berkumpul untuk Gas Exporting Countries Forum tanggal 17-18 November.

Sekretaris OPEC Jenderal Mohammed Barkindo baru-baru ini bertemu dengan Menteri Energi dan Industri Arab Khalid Al-Falih di London, menurut sebuah delegasi OPEC. Barkindo akan melakukan perjalanan ke Caracas, Quito dan Teheran untuk melakukan pembicaraan dalam beberapa hari mendatang, kata dua orang yang akrab dengan masalah ini, yang meminta untuk tidak diidentifikasi karena informasi ini tidak umum.(Solid Gold)

Sumber: Bloomberg

 

BACA JUGA

Solid Gold Berjangka ~ Pekerjaan di Australia Menguat Pada Bulan Oktober