Solid Gold ~ Saham Asia Turun Ditengah Reformasi Pajak AS

Solid Gold ~ Saham Asia Turun Ditengah Reformasi Pajak AS

Solid Gold ~ Ekuitas Asia turun karena investor mengikuti penurunan di saham AS di tengah ketidakpastian mengenai kemajuan reformasi perpajakan sebagai alasan untuk mengunci keuntungan menjelang akhir tahun.

Indeks MSCI Asia Pacific menghapus sebuah kenaikan awal dan turun 0,2 persen ke level 170,05 pada pukul 11:13 siang waktu Hong Kong, dengan perusahaan utilitas dan industri menjadikan kelompok dengan kinerja terburuk. Indeks S & P 500 berjangka melemah 0,2 persen setelah saham AS kehilangan 0,3 persen pada hari Jumat. Indeks acuan Topix Jepang menghentikan kenaikan selama dua hari, terseret oleh produsen elektronik dan bank.

Komite Keuangan Senat menyetujui sebuah rencana pajak yang berbeda yang mencakup ketentuan untuk menunda pemotongan tarif pajak perusahaan dalam satu tahun dan untuk membuat berbagai potongan pajak individual berakhir pada tahun 2026. Presiden Federal Reserve Bank of Dallas Robert Kaplan mengatakan pada hari Jumat bahwa keputusan hutang terhadap PDB mungkin berada pada tingkat yang tidak berkelanjutan.

Saham Jepang jatuh setelah yen membukukan kenaikan mingguan terbesar terhadap dolar dalam lebih dari dua bulan terakhir ditengah Kongres AS yang sedang memperjuangkan rencana reformasi pajak.

Indeks Topix turun setelah indeks acuan mengakhiri pekan terburuknya dalam tujuh bulan, menyusul penurunan ekuitas AS pada hari Jumat. Sektor bank melemah setelah imbal hasil Treasury AS dengan tenor 10-tahun merosot, sementara produsen elektronik memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan di Topix. Yen menguat terhadap euro karena dorongan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk mencapai kesepakatan koalisi ambruk.

Senat AS masih memperdebatkan versinya tentang rencana pajak, yang mencoba mengurangi dampak hutang dalam 10 tahun di bawah $ 1,5 triliun. Presiden Federal Reserve Bank of Dallas Robert Kaplan mengatakan pada hari Jumat bahwa hutang pemerintah terhadap GDP mungkin berada pada tingkat yang tidak berkelanjutan.

Beberapa analis berpendapat bahwa saham akan melanjutkan tren kenaikannya. Goldman Sachs Group Inc mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan kenaikan yang moderat untuk ekuitas Jepang pada 2018, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh permintaan domestik, latar belakang kebijakan fiskal dan moneter yang mendukung, pertumbuhan laba yang berkelanjutan dan aliran dana yang membaik. Goldman memproyeksikan Topix berada di level 1.750 dalam tiga bulan dan 2.000 dalam 12 bulan, menurut ahli strategi yang dipimpin oleh Kathy Matsui dalam sebuah laporan tertanggal 17 November.

Indeks topix turun 0,3 % pada level 1.757,77 pada tengah hari istirahat perdagangan di Tokyo. Indeks Nikkei 225 melemah 0,6 % pada level 22,271.35. (knc)

Sumber : Bloomberg

 

SOLID GOLD

Iklan