PT Solid Gold | Dolar AS Merunduk ke Rp 13.669

11 feb 2020

Dolar AS Merunduk ke Rp 13.669 – PT Solid Gold

PT Solid Gold Semarang | Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.669. Angka ini tercatat lebih rendah dibanding posisi penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.697.

Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Selasa (11/2/2020). Hingga pukul 09.20 WIB, dolar AS tercatat bergerak di level Rp 13.669-13.690.

Pergerakan dolar AS terhadap rupiah tercatat cukup volatile. Dolar AS sempat menguat ke Rp 13.700-an pada awal Februari sebelum merunduk ke level Rp 13.616.

ari data RTI, dolar AS pagi ini melemah 10 poin atau 0,07% terhadap rupiah. Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tercatat di level Rp 13.685.

Dolar AS pagi ini paling lemah terhadap baht Thailand, dolar Australia, dan won Korsel. Dan paling kuat terhadap franc Swiss, yen Jepang, dan dolar Selandia Baru.

Sementara rupiah pagi ini paling kuat terhadap yen Jepang, franc Swiss, dan dolar Taiwan. Dan paling lemah terhadap dolar Australia, baht Thailand, dan won Korsel.

sumber:detik.com – PT Solid Gold

 

Baca Juga :

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

PT Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

PT Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

PT Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

PT Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

PT Solid Gold | Harga Emas Anjlok

PT Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

PT Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

PT Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020

Solid Gold Berjangka | BI Siap Tekan Rupiah Jika Menguat Terlalu Kuat

29 jan 2020

BI Siap Tekan Rupiah Jika Menguat Terlalu Kuat – Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka Semarang | Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyebut jika penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan mempengaruhi kegiatan ekspor impor nasional.

Anggota komisi XI DPR Indah Kurnia mengungkapkan nilai tukar rupiah yang menguat justru akan memberi keuntungan untuk importir dan memberatkan eksportir. Namun, pemerintah juga ingin menggenjot ekspor untuk mengurangi defisit neraca perdagangan.

“Penguatan rupiah bagi importir adalah hal yang menggembirakan, namun eksportir mengeluh. Saya lihat kenaikan rupiah ini bukan semata-mata kinerja tetapi secara global kecenderungan dolar AS melemah,” kata Indah di komisi XI, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Mengutip Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini tercatat Rp 13.612 menguat dibandingkan akhir pekan lalu Rp 13.632. Pada bulan ini rupiah telah menguat 2,07% dibanding awal bulan ini Rp 13.895.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan saat ini bank sentral terus menjaga kurs rupiah sesuai dengan fundamentalnya. Menurut Perry BI juga akan melakukan intervensi jika terjadi penguatan yang terlalu tinggi.

“Kami biarkan mekanisme pasar, jika ada pergerakan yang tidak sejalan dan terlalu bergejolak. Kami tak segan stabilisasi rupiah baik spot, pembelian surat berharga negara (SBN), dengan domestic non deliverable forward (DNDF),” jelas dia.

Menurut dia, saat ini penguatan rupiah masih mendukung kegiatan perekonomian mulai dari investasi, impor, dan ekspor. Dia menjelaskan penguatan rupiah akan menekan penerimaan pada ekspor komoditas. Sebaliknya, penguatan rupiah akan mendorong penerimaan ekspor manufaktur.

“Tapi jika ekspor manufaktur justru akan meningkat, sebab biaya produksi lebih rendah dan kompetitif. Oleh karena itu, ekspor elektronik garment, komoditas mesin, ini akan meningkat,” jelas dia.

sumber:detik.com – Solid Gold Berjangka

 

Baca Juga :

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok

Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

Solid Gold | Harga Minyak Anjlok Gara-gara Corona, Kok Bisa?

27 jan 2020

Harga Minyak Anjlok Gara-gara Corona, Kok Bisa? – Solid Gold

Solid Gold Semarang | Ganasnya serangan virus corona jenis baru yang menyerang China buat harga minyak anjlok. Wabah virus corona dapat menurunkan harga minyak mentah sekitar US$ 3 per barel.

Bank investasi global yang berkantor pusat di New York, Goldman Sachs menilai virus corona dapat menyebabkan permintaan bahan bakar jet turun 170.000 barel per hari, dengan permintaan keseluruhan menurun 260.000 barel per hari.

Angka tersebut kira-kira 1,6 kali lebih besar dari perlambatan yang disebabkan oleh SARS karena pertumbuhan cepat dalam perjalanan udara Asia sejak awal 2000-an.

“Menerjemahkan perkiraan dampak permintaan SARS ke dalam volume 2020 menunjukkan potensi tekanan negatif 260.000 barel per hari terhadap rata-rata permintaan minyak global. Proyeksi itu mencakup hilangnya 170.000 barel per hari dari permintaan bahan bakar jet,” kata Goldman seperti dikutip CNBC Internasional, Minggu (26/1/2020).

Goldman memperkirakan pasar bahan bakar jet akan berdampak cukup besar jika wabah tersebut mengarah pada penurunan perjalanan udara regional.

Virus yang merebak itu membuat harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional saat ini sedikit di bawah US$ 65 per barel, sedangkan patokan Amerika Serikat (AS) minyak mentah West Texas Intermediate berada di kisaran US$ 58 per barel. Masing-masing keduanya turun lebih dari 2%.

Virus yang masih sejenis dengan SARS ini dilaporkan pertama kali di Wuhan, China. Awal mulanya di kota yang berpenghuni 11 juta jiwa itu melaporkan ada 59 orang yang sakit secara misterius.

Kini virus ini sudah menjelajah ke berbagai penjuru dunia. Tak hanya China saja, virus ini juga sudah menjangkit beberapa negara lain seperti Hong Kong, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Thailand hingga Amerika Serikat (AS).

Kabar terbaru, sudah ada 56 orang terenggut jiwanya akibat virus ini. Saat ini pemerintah China tengah berupaya untuk mencegah virus ini terus menyebar.

sumber:detik.com – Solid Gold

 

Baca Juga :

Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka

Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

Solid Gold | Harga Emas Anjlok

Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020

PT Solid Gold | Jokowi Promosi Sawit RI di Abu Dhabi

14 jan 2020

Jokowi Promosi Sawit RI di Abu Dhabi – PT Solid Gold

PT Solid Gold Semarang | Komoditas minyak kelapa sawit disinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menjadi pembicara pada Abu Dhabi Sustainability Week. Jokowi menyebut sawit adalah alternatif bahan bakar terbarukan.

“Di mana Indonesia memainkan peran utama dalam masa depan energi adalah dalam transisi dunia menuju bahan bakar nabati terbarukan. Indonesia adalah produsen minyak kelapa sawit nomor satu di dunia,” ujar Jokowi di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Uni Emirat Arab (UEA), Senin (13/1/2020).

“Dengan hanya 10% dari lahan dunia yang digunakan untuk produksi minyak nabati minyak kelapa memproduksi 40% dari minyak nabati dunia,” tambahnya.

Baca juga: Jokowi Mau Setop Ekspor Bauksit hingga Batu Bara

Itu dibuktikan dengan penerapan bahan bakar Biodiesel B-20. Tahun ini, Indonesia akan meningkatkan menjadi B-30 atau 30% bahan bakar diesel berasal dari sawit.

“Kami akan meningkatkan persyaratan bio-diesel menjadi B-30 tahun ini yang selanjutnya akan menghemat impor bahan bakar dan semakin mengurangi emisi gas rumah kaca,” kata Jokowi.

Sektor lainnya terkait masa depan energi yang disampaikan Jokowi adalah Nikel. Jokowi mengatakan Indonesia siap memasok industri baterai Lithium-Ion yang 50% komponennya dari Nikel.

“Sebagai Produsen Nikel Nomor Satu di dunia, Indonesia siap untuk memasok industri Baterai Lithium-Ion yang semakin cepat berkembang di dunia. Kami mengundang Anda untuk bermitra dengan kami, karena kami membangun industri domestik kami, untuk memproduksi komponen, dan akhirnya sel baterai – sebagai perpanjangan hilir alami dari produksi Nikel kami,” kata Jokowi.

sumber:detik.com – PT Solid Gold

Baca Juga :

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

PT Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

PT Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

PT Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

PT Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

PT Solid Gold | Harga Emas Anjlok

PT Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

PT Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

PT Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020

PT Solid Gold | Ancaman World War 3 Bikin Harga Emas dan Minyak Melambung!

7 jan 2020

Ancaman World War 3 Bikin Harga Emas dan Minyak Melambung!PT Solid Gold

PT Solid Gold Semarang | Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin membara sejak pekan lalu. Ketegangan ini mulai memberikan efek ke harga emas hingga minyak mentah dunia.
Konflik kembali membara ketika Presiden AS Donald Trump menyerukan serangan ke Baghdad hingga menewaskan komandan pasukan Quds Iran Jenderal Qasem Soleimani.
Soleimani, kepala unit pasukan khusus di Korps Pengawal Revolusi Islam, adalah arsitek utama operasi militer Iran di luar negeri. Dia terbunuh Kamis malam ketika meninggalkan bandara Baghdad, saat mobil konvoinya ditabrak oleh sebuah pesawat tak berawak yang diperintahkan oleh presiden AS.
Salah satu dari mereka yang terbunuh bersamanya juga adalah pemimpin penting milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, yang juga wakil komandan milisi yang didukung Iran yang dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Populer. Konflik semakin pelik setelah AS juga mulai mengancam Irak.
Hal itu menimbulkan gejolak atas harga minyak mentah dan emas. Mengingat Irak merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia.
Pada perdagangan minggu malam harga minyak mentah dunia naik lebih dari 2%.
Melansir CNBC, Senin (6/1/2020), Benchmark harga minyak mentah Internasional, Brent, naik 2,3% menjadi US$ 70,18 per barel, sementara West Texas Intermediate naik 2,1% menjadi US$ 64,38 per barel.
Pada hari Jumat Brent mencapai level tertinggi sepanjang lebih dari tiga bulan di US$ 69,50 yang kemudian akhirnya menetap di $ 68,60. Sementara itu WTI naik ke sesi tertinggi US$ 64,09 yang merupakan level tertinggi sejak April sebelum menarik kembali untuk menetap di US$ 63,05 dengan kenaikan 3,06%.
Iran telah bersumpah untuk membalas serangan AS itu, dan bentuk pembalasan ini akan menentukan langkah prodiksi minyak selanjutnya, menurut analis Wall Street. Misalnya, jika negara menargetkan produksi di Arab Saudi atau Irak yang merupakan produsen terbesar OPEC harga bisa bergerak lebih tinggi lagi.
Pada hari Jumat, kepala penelitian komoditas global Citi Ed Morse mengatakan bahwa harga minyak mentah akan mencapai US$ 70 per barel dalam waktu singkat, sementara Again Capital’s John Kilduff mengatakan bahwa jika produksi Irak tertahan maka harga minyak akan melonjak lebih tinggi.
Irak adalah produsen minyak terbesar kedua OPEC, memompa sekitar 4,6 juta barel per hari.
Konflik yang terjadi antara AS dan Iran membuat tensi kedua negara memanas. Irak merasa negaranya akan menjadi lokasi perang antara AS vs Iran.
Parlemen Irak mengambil tindakan dengan mengusir pasukan AS dan militer negara lainnya keluar dari negaranya. Hal itu membuat Trump kembali naik darah.
Bagaimana dengan harga emas?
Harga Emas Capai Level Tertinggi Dalam 7 Tahun
Tensi yang memanas di Timur Tengah membuat harga emas global mencapai level tertingginya dalam hampir tujuh tahun. Sementara harga minyak mentah dunia juga melonjak signifikan.
Melansir CNBC, pada Senin (6/1/2020), spot gold melonjak 1,6% menjadi US$ 1.575,37 per ounce. Angka itu merupakan level tertinggi sejak April 2013.
Selain itu harga minyak global juga meningkat di tengah kekhawatiran konflik di kawasan Timur Tengah yang dapat mengganggu pasokan global. Minyak mentah berjangka Brent naik US$$ 1,05 menjadi US$ 69,65 per barel, sementara minyak mentah AS naik 94 sen menjadi US$ 63,99.
“Risiko eskalasi lebih lanjut jelas telah meningkat, mengingat serangan langsung terhadap Iran. Ancaman pembalasan Iran dan keinginan Trump untuk terlihat tangguh merupakan ancaman dari harga minyak yang bisa lebih tinggi,” kata kepala ekonom AMP Capital, Shane Oliver.
Di pasar saham juga menunjukkan gejolak. Indeks saham MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,16% meskipun sebagian besar indeks utama belum dibuka. Futures untuk Nikkei Jepang menunjukkan penurunan pembukaan sekitar 500 poin.
sumber:detik.com – PT Solid Gold

Baca Juga :

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

PT Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

PT Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

PT Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

PT Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

PT Solid Gold | Harga Emas Anjlok

PT Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

PT Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

PT Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020

Pt Solid Gold Berjangka | Yen sedikit menguat seiring pasar ragu-ragu tentang konsesi perdagangan Trump

yen

Solid Gold Berjangka | Yen menguat pada hari Rabu karena investor mata uang mengambil pandangan skeptis terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda tarif tambahan pada beberapa barang Tiongkok.

Penangguhan sementara dalam perang perdagangan mendukung perdagangan risk-off pada hari Selasa, tetapi analis memperingatkan bahwa optimisme sudah memudar karena tidak ada solusi cepat untuk pertikaian perdagangan, yang telah mengancam pertumbuhan ekonomi global.

Bentrokan yang semakin keras antara pengunjuk rasa dan polisi di Hong Kong, kekhawatiran tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa, dan ketegangan Timur Tengah berarti penghindaran risiko dapat dengan cepat menyala kembali dan mengacaukan mata uang utama.

Dolar turun 0,27% menjadi 106,47 yen. Dolar Australia juga turun 0,3% menjadi 72,33 yen.

Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa membatalkan tenggat waktu 1 September untuk tarif 10% pada impor Tiongkok yang tersisa, menunda pajak pada ponsel, laptop dan barang-barang konsumsi lainnya, dengan harapan mengurangi dampaknya terhadap penjualan liburan A.S. (Arl)

Pt Solid Gold Berjangka

Pt Solid Gold Berjangka | Perusahaan AS Menambahkan 156.000 Pekerja di bulan Juli, Dipimpin oleh Layanan

c_740_198_16777215_00_images_assets_12amerikaadpaja

Pt Solid Gold Berjangka | Mempekerjakan di perusahaan dipercepat pada bulan Juli untuk bulan kedua, menurut laporan pribadi, menggarisbawahi pasar tenaga kerja yang kuat yang membantu mendorong ekspansi terpanjang dalam sejarah AS.

Payroll pribadi meningkat 156.000 setelah revisi kenaikan 112.000 pada Juni, menurut data ADP Research Institute yang dirilis hari Rabu. Kenaikan pada bulan Juli sedikit lebih baik dari perkiraan dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom yang menyerukan kenaikan 150.000.

Laporan tersebut mendahului laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat, yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan gaji sekitar 165.000 pada bulan Juli, sejalan dengan kenaikan bulanan rata-rata dari ekspansi selama satu dekade. Tingkat pengangguran diproyeksikan bertahan di 3,7%, mendekati level terendah hampir 50 tahun.

Pekerjaan memproduksi barang naik 9.000 didorong oleh konstruksi, angka ADP menunjukkan.

Pekerjaan penyedia layanan meningkat 146.000.

Mempekerjakan di usaha kecil naik 11.000 pada Juli setelah menurun pada dua bulan sebelumnya. (knc)

Pt Solid Gold Berjangka