Solid Gold | Sentimen di Balik Dolar AS Kembali Hantam Rupiah

15 juni 2020

Sentimen di Balik Dolar AS Kembali Hantam Rupiah – Solid Gold

Solid Gold Semarang | Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sempat keok hingga ke bawah level Rp 14.000 pada awal Juni kemarin. Dolar AS bahkan sempat tertekan hingga ke level Rp 13.700-an.

Namun masuk ke pekan kedua Juni alias dalam sepekan terakhir, mata uang Paman Sam mulai kembali menggoyang rupiah. Nilai tukar dolar AS kembali merangsek ke level Rp 14.000-an sedikit demi sedikit.

Mengutip data perdagangan Reuters, Minggu (14/6/2020), kemarin, nilai tukar dolar AS ditutup di level Rp 14.050. Sementara dari data RTI, dolar AS tercatat berada di level Rp 14.155.

Pelemahan rupiah sendiri berbanding lurus dengan koreksi IHSG dalam dua hari perdagangan terakhir. Pelemahan IHSG terindikasi adanya profit taking setelah bergerak di area jenuh beli. Selain itu saat ini masih minim sentimen sehingga masih rentang melanjutkan pelemahan.

Adapun dolar AS berhasil kembali merangsek ke level Rp 14.000-an menjelang akhir pekan ini. Namun pergerakannya terhadap rupiah terpantau terus menguat sejak awal pekan.

Dolar AS tercatat menguat 1,9% pada sepekan terakhir. Namun dibandingkan sebulan yang lalu, masih kalah unggul 4,6% terhadap rupiah.

Selain menekan rupiah, dolar AS juga menekan yuan China dan yen Jepang. Namun tertekan oleh dolar Australia, euro, poundsterling, dan dolar Singapura.

Sentimen apa di balik dolar AS gantian hantam rupiah saat new normal?

Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede mengatakan pelemahan rupiah ini terjadi karena adanya sentimen risk-off setelah berbagai negara mengumumkan kenaikan kasus Corona.

“Kekhawatiran ini didasarkan pada kenaikan kasus COVID-19 di beberapa negara bagian, yang sebelumnya sudah mengalami penurunan laju kasus baru,” katanya kepada detikcom, Minggu (14/6/2020).

Selain itu, sentimen ini juga didorong oleh keputusan pemerintah AS untuk menunda pembicaraan terkait tambahan stimulus hingga setidaknya bulan Juli mendatang.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee. Kekhawatiran pasar muncul akan adanya gelombang II Corona, sehingga menyebabkan rupiah kembali ke level Rp 14.000 setelah sebelumnya sempat di level Rp 13.800-an.

“Kita akan menghadapi gelombang II Corona yang besar kalau tidak ada mekanisme protokol yang memadai untuk menghadang COVID-19. Walaupun tidak di lockdown cuma diperketat saja, tetapi akan menimbulkan kekhawatiran sehingga menghilangkan optimisme konsumen,” ucapnya.

“Tapi ini masih better dibandingkan dulu yang hampir Rp 17.000. Jadi ini prestasi yang bagus sekali dari rupiah di pasar. Fluktuasi hal biasa di pasar menurut saya,” tambahnya.

sumber: detik.com – Solid Gold

Baca Juga :

Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka

Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

Solid Gold | Harga Emas Anjlok

Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020

Solid Berjangka | Petani Bawang Merah Beralih Tanam Komoditas Lain, Kenapa?

12 juni 2020

Petani Bawang Merah Beralih Tanam Komoditas Lain, Kenapa? – Solid Berjangka

Solid Berjangka Semarang | Petani bawang merah di Brebes, Jawa Tengah, saat ini banyak beralih dari menanam komoditas lain. Penyebabnya adalah harga bibit bawang mahal dan sulit dicari atau langka. Untuk menjaga produktifitas, Pemkab akan mempertimbangkan impor agar petani agar tetap menanam bawang merah.

Kelangkaan bibit bawang ini menyebabkan harganya melambung tinggi. Dua bulan lalu yakni pada April, harga bibit bawang Rp.45 ribu per kg. Namun saat ini harganya naik antara Rp 70 ribu sampai Rp 80 ribu per kilonya.

Kelangkaan bibit ini diawali dari naiknya harga bawang sejak April kemarin. Dimana harga mulai menanjak dari Rp.25 ribu menjadi Rp.30 ribu per kilo. Dengan harga yang lumayan tinggi itu, petani cenderung memilih menjual semua hasil panen dan tidak menyisihkan untuk bibit.

Dian Alex Chandra (38), petani sekaligus pedagang bawang asal Desa Klampok Wanasari mengatakan, karena harga bawang naik, mereka (petani) tidak menyimpan untuk benih. Dampaknya, tidak cukup persediaan benih untuk masa tanam berikitnya.

“Kalau harga mahal, mereka tidak menyimpan sebagian hasil panen untuk benih. Semua dijual karena mumpung harganya mahal. Saat masuk masa tanam berikutnya, benih langka dan harganya mahal,” ucap Dian Alex Chandra, saat ditemui Kamis (11/06/2020) siang.

Petani bawang ini mengaku sudah memprediksi kondisi seperti ini sejak April lalu. Dijelaskan, karena banyak yang gagal, maka stok bawang di pasaran menipis. Sesuai hukum pasar, maka harga pun otomatis naik.

Saat harga naik itulah, mereka cenderung memilih menjual semua hasil panennya demi mendapatkan keuntungan. Tapi dampak yang ditimbulkan adalah ketersediaan bibit menjadi sangat sedikit dan sulit dicari.

Mahalnya bibit bawang ini menyebabkan petani banyak yang memilik tidak menanam bawang. Hal ini lah yang menjadikan persediaan di pasar sedikit dan harganya mahal. Dian Alex Chandra meneruskan, harga komiditas bawang merah saat ini masih kisaran Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu per kilo di tingkat petani.

“Sekarang kita lihat permintaan pasar tetap stabil tapi stok bawangnya menipis. Maka harga otomatis naik,” bebernya.

Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Juwari saat diwawancara membenarkan naiknya harga bawang merah ini. Diterangkan dia, mahalnya harga bawang ini karena produksinya sedang turun.

Luasan lahan bawang yang panen, kata Juwari semakin berkurang akibat musim hujan. Hasil panen berkurang yang biasanya 12 ton per ha menjadi 6-7 ton.

“Luasan panennya sedikit pada bulan Februari dan Maret lalu. Hasilnya juga berkurang. Biasanya 12 ton per ha kini turun menjadi,6-7 ton,” ungkap Juwari.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawati menerangkan, mahalnya harga bibit ini menyebabkan banyak petani bawang beralih ke komoditas lain seperti jagung. Seperti yang dialami petani di Kecamatan Ketanggungan, Brebes dan Larangan. Ini dialami oleh petani bawang skala kecil dan minim modal yang tidak mampu membeli bibit.

“Karena langka dan mahal, hukum dagang berlaku yakni harga naik jika. Jika harga naik, otomatis petani yang minim modal akan beralih tanam,” tutur Yulia Hendrawati.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, kata Yulia akan berupaya melakukan pendataan petani yang beralih komoditas. Dari pendataan itu, dinas akan tahu petani yang membutuhkan atau kekurangan bibit.
Pemkab akan berupaya membantu petani agar tetap menanam bawang merah. Beberapa cara yang muncul adalah alternatif mengimpor bibit untuk memenuhi kebutuhan petani.

“Jika dibutuhkan impor maka kami akan memberikan rekomendasi. Namun, rekomendasi itu harus berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait. Sebab, dalam pelaksanaan tanamnya akan dipantau. Siapa yang menanam kemudian jika berhasil maka dimana akan dipasarkan,” paparnya.

Dia menandaskan, karena bibit bawang dari impor, maka hasil panan tidak boleh dipasarkan di pasaran lokal. Bawang hasil panen harus dikirim ke luar daerah.

“Jangan sampai menghancurkan harga jual bawang lokal. Intinya, keputusan rekomendasi impor bibit atau tidak harus atas dasar koordinasi semua stakeholder,” pungkasnya.

Sumber: detik.com –  Solid Berjangka

 

Baca Juga :

Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

Solid Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

Solid Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

Solid Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

Solid Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

Solid Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

Solid Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

Solid Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

Solid Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

Solid Berjangka | Harga Emas Anjlok

Solid Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

Solid Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

Solid Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

Solid Gold Berjangka | Dolar Jatuh Saat Fokus Bergeser ke Prospek Pemulihan

3 juni 2020

Dolar Jatuh Saat Fokus Bergeser ke Prospek Pemulihan | Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka Semarang | Dolar jatuh terhadap sebagian besar mata uang Asia pada hari Rabu karena prospek lebih banyak dari stimulus pemerintah dan pemulihan ekonomi global membuat para investor berani meningkatkan kepemilikan aset berisiko.

Dolar Australia mencapai tertingginya lima bulan terhadap dolar, karena dana menuju ekonomi yang terlihat cepat pulih dari pandemi virus corona.

Aussie, yang telah diuntungkan dari tanda-tanda penurunan ekonomi mungkin tidak separah yang ditakutkan sebelumnya, bisa mendapatkan dorongan tambahan jika data produk domestik bruto (GDP) kuartal pertama yang akan dirilis hari Rabu nanti menunjukkan negara itu menghindari kontraksi.

Yuan China juga dalam fokus sebelum rilis data sektor jasa dari ekonomi terbesar kedua di dunia, yang dapat meningkatkan harapan untuk pemulihan ekonomi.

Greenback juga jatuh terhadap pound Inggris dan mengurangi kerugian terhadap safe-haven franc Swiss karena investor mempertimbangkan protes massa terhadap rasisme yang menyebar di seluruh Amerika Serikat.

Dolar Australia naik di awal perdagangan Asia menjadi $ 0,6930, tertinggi sejak 7 Januari.

Di seberang Laut Tasman, dolar Selandia Baru melonjak ke $ 0,6391, tertinggi sejak 9 Maret.

Greenback juga merosot ke level terendah satu bulan di $ 1,2584 terhadap pound Inggris.

Dolar membali franc Swiss di 0,9619, mendekati level terendah dua bulan.

Euro dibeli $ 1,1180 pada hari Rabu di Asia, mendekati level tertinggi sejak 16 Maret, di tengah harapan para pembuat kebijakan akan mendukung ekonomi terlemah di zona euro.(mrv)  – Solid Gold Berjangka

Baca Juga :

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok

Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

PT Solid Gold Berjangka | Rupiah Agak Perkasa dari Dolar AS Pagi Ini

28 mei 2020

Rupiah Agak Perkasa dari Dolar AS Pagi Ini | PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Semarang | Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.670. Angka tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan posisi pada perdagangan bursa saham kemarin yang ada di level Rp 14.730.

Demikian dikutip dari data perdagangan Reuters, Kamis (28/5/2020). Hingga pukul 09.10 WIB, dolar AS tercatat bergerak di level Rp 14.595 hingga Rp 14.740.

Pergerakan rupiah terhadap dolar AS sendiri menunjukkan penguatan sejak awal Mei. Dolar AS yang awalnya ada di level Rp 15.000-an terus turun hingga ke level Rp 14.500-an.

Dari dalam negeri, rilis dari Kementerian Kesehatan soal panduan untuk bekerja di situasi new normal dipercaya menjadi sentimen positif bagi pasar. Hal ini seiring dengan beberapa negara yang telah melakukan relaksasi lockdown.

Dari data RTI, dolar AS pagi ini sebaliknya menunjukkan penguatan di level Rp 14.710. Angka itu menguat 10 poin atau 0,07% pagi ini.

Ditarik dalam seminggu terakhir, dolar AS tercatat melemah 0,4% terhadap rupiah. Dan dalam sebulan melemah 4,6% terhadap rupiah.

Dolar AS tercatat menguat terhadap dolar Australia, euro, poundsterling, dan yen Jepang. Serta melemah terhadap yuan China dan dolar Singapura.

Sementara rupiah berhasil menguat terhadap mayoritas mata uang dunia pagi ini, di antaranya dolar Australia, yuan China, euro, dan dolar Singapura.

sumber:detik.com – PT Solid Gold Berjangka

 

Baca Juga :

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

PT Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

PT Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

PT Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

PT Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok

PT Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

PT Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

PT Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

Solid Gold Berjangka | Dolar Menguat Karena Kekhawatiran Antara AS-China Muncul Kembali

27 mei 2020

Dolar Menguat Karena Kekhawatiran Antara AS-China Muncul Kembali | Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka Semarang | Dolar beringsut lebih tinggi pada hari Rabu karena kekhawatiran tentang respons AS terhadap undang-undang keamanan yang diusulkan China untuk Hong Kong mendukung permintaan safe-haven untuk greenback.

Euro menahan kenaikan terhadap dolar dan pound tetapi menghadapi ujian berat ketika Komisi Eropa diperkirakan akan merilis rincian dana penyelamatan keuangan untuk blok tersebut pada hari Rabu.

Pasar keuangan telah terjebak dalam tarik menarik antara optimisme dan pesimisme tentang prospek global.

Beberapa investor berspekulasi pada dimulainya kembali kegiatan ekonomi normal setelah pandemi coronavirus yang melumpuhkan, tetapi yang lain khawatir ancaman sanksi AS terhadap China untuk perawatannya terhadap Hong Kong dapat dengan mudah kembali memperburuk sentimen risiko.

Dolar naik tipis ke level $ 1.2321 terhadap pound pada hari Rabu di Asia, menarik diri dari level terendah dalam dua minggu.

Dolar diperdagangkan pada level $ 1,0983 per euro, mendekati level terendah satu minggu.

Itu diperdagangkan 0,9655 terhadap franc Swiss di Asia, melemah 0,6% di sesi sebelumnya.

Dolar Australia turun 0,3% ke level $ 0,6636, sementara dolar Selandia Baru melemah 0,2% ke level $ 0,6185 karena kekhawatiran tentang ketegangan AS-China mengurangi permintaan untuk aset berisiko. (knc) – Solid Gold Berjangka

Baca Juga :

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok

Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

Solid Berjangka | Alasan Iuran BPJS Kesehatan Naik: Negara Lagi Sulit

15 mei 2020

Alasan Iuran BPJS Kesehatan Naik: Negara Lagi Sulit – Solid Berjangka

Solid Berjangka Semarang | Tiba-tiba pemerintah mengeluarkan kebijakan yang membuat masyarakat kuas kaget. Iuran BPJS Kesehatan kembali naik.

Banyak yang mempertanyakan, kenapa keputusan itu diambil saat kondisi krisis akibat pandemi virus Corona. Pelaksana Tugas Deputi 2 Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Abetnego Tarigan menjelaskan, sebenarnya kondisi sulit itulah yang menjadi alasan kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut.

“Ya terkait dengan itu sebenarnya, oleh sebab itu di dalam konteks potret negara juga kita lihat bahwa negara juga dalam situasi yang sulit kan. Artinya penerimaan negara juga menurun drastis,” tuturnya, Kamis (14/5/2020).

Di tengah kondisi yang serba sulit, termasuk keuangan negara, menurutnya perlu adanya solidaritas dari semua lini masyarakat. Menurutnya kenaikan itulah bentuk solidaritas untuk menjaga agar BPJS Kesehatan tetap beroperasi.

“Jadi justru semangat solidaritas kita di dalam situasi ini. Yang menjadi penting itu perlu dimonitor oleh masyarakat setelah ini dijalankan hal-hal buruk apalagi yang masih terjadi. Ini yang mungkin bisa nanti diintervensi kementerian lembaga terkait dalam pengelolaannya,” ucapnya.

Abet menjelaskan, pemerintah sudah melakukan pertimbangan atas kenaikan itu. Termasuk terhadap kemampuan bayar masyarakat.

“Memang mereka dari Kementerian Keuangan mengatakan perhitungan itu juga sudah memperhitungkan terkait dengan ability to pay-nya hal dalam melakukan pembayaran,” ucapnya.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan sendiri berlaku untuk Kelas I dan II. Kenaikannya hampir dua kali lipat dan berlaku mulai 1 Juli 2020. Sedangkan untuk kelas III baru akan naik tahun 2021.

Kenaikan iuran ini seperti drama, baca di halaman selanjutnya.

Kenaikan itu berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 24 Oktober 2019.

Dalam aturan tersebut dijelaskan, khususnya untuk Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU)/peserta mandiri semua kelas mengalami kenaikan. Kelas III naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per jiwa per bulan, kelas II naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 per jiwa per bulan dan kelas I naik dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 per jiwa per bulan.

Namun, hanya jalan beberapa bulan kenaikan iuran itu dibatalkan. Mahkamah Agung (MA) mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam putusannya, MA membatalkan kenaikan iuran BPJS per 1 Januari 2020.
Kasus bermula saat Komunitas Pasien Cuci Darah (KPCDI) keberatan dengan kenaikan iuran itu. Mereka kemudian menggugat ke MA dan meminta kenaikan itu dibatalkan. Gayung bersambut, MA mengabulkan permohonan itu.

“Menyatakan Pasal 34 ayat 1 dan 2 Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat,” kata juru bicara MA, Hakim Agung Andi Samsan Nganro saat berbincang dengan detikcom, Senin (9/3/2020).
Adapun bunyi Pasal 34 ayat 1 dan 2 Perpres Nomor 75 Tahun 2019 sebagai berikut:
Pasal 34.

(1) Iuran bagi Peserta PBPU dan Peserta BP yaitu sebesar:

a. Rp 42.000,00 (empat puluh dua ribu rupiah) per orang per bulan dengan Manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas III.

b. Rp 110.000,00 (seratus sepuluh ribu rupiah) per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas II; atau

c. Rp 160.000,00 (seratus enam puluh ribu rupiah) per orang per bulan dengan Manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas I.

(2) Besaran Iuran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2O2O.

Namun, masyarakat hanya sedikit bernapas lega. Sebab, pemerintah kembali menaikkan iuran BPJS tersebut. Kenaikan iuran ini tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam aturan itu, iuran kelas I ditetapkan Rp 150.000 per orang per bulan yang dibayar oleh Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Kemudian, iuran kelas II ditetapkan sebesar Rp 100.000 per orang per bulan. Sementara, kelas III ditetapkan Rp 25.500, lalu pada tahun 2021 dan tahun berikutnya menjadi Rp 35.000.

Dalam Perpres ini menjelaskan, ketentuan besaran iuran berlaku mulai 1 Juli 2020.

Sumber: detik.com –  Solid Berjangka

 

Baca Juga :

Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

Solid Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

Solid Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

Solid Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

Solid Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

Solid Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

Solid Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

Solid Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

Solid Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

Solid Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

Solid Berjangka | Harga Emas Anjlok

Solid Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

Solid Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

Solid Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

PT Solid Gold Berjangka | Istana Beberkan Penggunaan Dana Jumbo di Program Pemulihan Ekonomi

14 mei 2020

Istana Beberkan Penggunaan Dana Jumbo di Program Pemulihan Ekonomi | PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Semarang | Peraturan Pemerintah (PP) No 23 Tahun 2020 tentang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah keluar. Lewat kebijakan itu, pemerintah menyediakan dana besar untuk menangani dampak wabah COVID-19.

Juru Bicara Presiden Bidang Hukum Dini Purwono menjelaskan, PP itu diterbitkan untuk melindungi perekonomian agar tetap bertahan di tengah wabah.

“PP ini bertujuan melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan usaha rakyat agar tetap bertahan di masa sulit dan menghindari terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),” kata Dini dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Kamis (14/5/2020).

Dia menjabarkan ada sejumlah pilihan bantuan yang disediakan pemerintah lewat PEN. Pertama lewat Penyertaan Modal Negara (PMN) pada BUMN yang ditunjuk untuk meningkatkan kapasitas perusahaan, atau melaksanakan penugasan khusus dari pemerintah.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, total dukungan untuk BUMN dalam rangka PEN ini mencapai Rp 152,15 triliun yang terdiri dari PMN sebesar Rp 25,27 triliun, pembayaran kompensasi sebesar Rp 95,23 triliun, dan talangan pemerintah atau investasi dalam bentuk modal kerja sebesar Rp 32,65 triliun.

Kedua, melalui penempatan dana pemerintah untuk memberikan dukungan likuiditas perbankan yang berkategori sehat dan tergolong 15 bank beraset terbesar. Likuiditas itu ditujukan untuk melakukan restrukturisasi kredit atau tambahan kredit modal kerja.

Ketiga, melalui investasi dan atau penjaminan Pemerintah melalui badan usaha yang ditunjuk berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

Adapun sumber pendanaan PEN diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta sumber lainnya sesuai perundang-undangan.

“Dalam pelaksanaannya, PEN diawasi dan dievaluasi oleh Menteri Keuangan bersama BPK dan BPKP untuk memastikan program ini dimanfaatkan sesuai tujuan pemulihan ekonomi nasional,” kata Dini.

sumber:detik.com – PT Solid Gold Berjangka

Baca Juga :

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

PT Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

PT Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

PT Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

PT Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok

PT Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

PT Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

PT Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

Solid Gold Berjangka | Dahlan Iskan Beberkan Alasan DPR Ngotot Cetak Uang Rp 600 T

13 mei 2020

Dahlan Iskan Beberkan Alasan DPR Ngotot Cetak Uang Rp 600 T | Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka Semarang | Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengupas alasan DPR RI terutama fraksi Golkar terkait usulan cetak uang Rp 400-600 triliun kepada Bank Indonesia (BI).

Pembahasan terkait usulan cetak uang ini dilakukannya bersama tokoh lain yakni ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Prof. Dr. Didik J. Rachbini, anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, dan mantan Ketua KEN (Komite Ekonomi Nasional) Sutrisno Bachir dalam sebuah webinar yang digelar Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Sabtu (9/5) lalu. Adapun pembahasan-pembahasan panas yang terdapat dalam webinar tersebut diungkapkan Dahlan dalam tulisannya di laman disway.id.

Menurut Dahlan, dalam diskusi panas tersebut Didik sudah berulang kali mengingatkan risiko ‘menyeramkan’ yang bisa timbul dari pencetakan uang ratusan triliun rupiah tersebut.

“Memang begitulah teori ekonomi yang paten. Pencetakan uang hanya akan menghasilkan inflasi. Masih ditambah melemahnya kepercayaan internasional,” kata Dahlan seperti dikutip dari laman disway.id, Senin (12/5/2020).

Dahlan menuturkan, Didik bahkan kembali mengingatkan semua pihak terkait risiko inflasi tinggi yang sudah pernah ‘ditelan’ Indonesia pada tahun 1950.

“Itu pernah dilakukan oleh Menteri Keuangan Syafruddin Prawiranegara dari Partai Masyumi. Inflasi langsung naik 1000%,” tulis Dahlan yang menguraikan pernyataan Didik.

Namun, Misbakhun terus menolak pendapat tersebut. “Tapi DPR menolak teori itu. Tokoh utamanya adalah Mukhamad Misbakhun. Dari Partai Golkar. Yang dulu aktivis PKS itu,” tulis Dahlan.

Dugaan Motif Bisnis

Dalam tulisannya, Dahlan mengungkapkan alasan fraksi Golkar yang sudah bulat terkait usulan cetak uang ke BI. Alasan itu diungkapkan Misbakhun bahwa partainya itu punya kepedulian besar agar ekonomi Indonesia kembali pulih akibat gempuran virus Corona (COVID-19).

“Golkar sangat peduli bagaimana membangun kembali ekonomi yang hancur ini. Coba, siapa yang tidak setuju cetak uang ini. Tanya mereka, lantas apa jalan keluarnya? Nggak ada kan? Hanya utang kan. Golkar harus cari jalan keluar,” ungkap Misbakhun.

Menurut Misbakhun, partainya itu sudah bertekad untuk tetap meneruskan usulan pencetakan uang. Ia pun yakin usulan dari Golkar ini punya posisi yang kuat.

“Kuat sekali. Apalagi posisi Golkar di pemerintahan sangat kuat. Ketua Umum Golkar, Ir. Airlangga Hartarto kan menjadi Menko Perekonomian,” kata Misbakhun.

Namun, Dahlan menuliskan bahwa Sutrisno mengingatkan skenario bisnis dibalik usulan cetak uang itu menurut keterangan Dahlan.

“Sutrisno Bachir kelihatannya cocok dengan ide cetak uang itu. Mungkin karena ia juga pengusaha sukses. Hanya ia mengingatkan jangan-jangan ada skenario bisnis di balik cetak uang itu,” tulis Dahlan.

Bahkan, menurut Dahlan, Sutrisno menyinggung soal program Kartu Pra Kerja yang dinilainya juga sangat diperjuangkan Golkar agar terlaksana.

“Motornya semua ini kan Golkar. Kita semua tahu bagaimana Golkar. Coba yang di balik Kartu Prakerja itu siapa?” ujar Sutrisno.

Kemudian, Didik juga tak henti-hentinya mengingatkan Misbakhun. Bahkan, menurut Dahlan, Didik yang semula akan pamit lebih awal tidak tega meninggalkan diskusi. Didik begitu khawatir akan risiko buruk cetak uang itu. Ia harus mengingatkannya sampai diskusi itu ditutup.

Didik pun terus meminta agar usulan ini kembali dipikirkan secara matang.”Saya tidak mengatakan teori yang disampaikan Pak Misbakhun itu salah. Di sini tidak ada salah atau benar.Yang ada adalah risiko-risiko. Mana yang buruk dan mana yang lebih buruk,” imbuh Didik.”Pada akhirnya politik yang akan menang. Bukan teknokrat,” sambung Didik.

sumber: detik.com – Solid Gold Berjangka

Baca Juga :

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok

Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020

PT Solid Gold | Inflasi Rendah, Bukti Daya Beli Lesu?

5 mei 2020

Inflasi Rendah, Bukti Daya Beli Lesu? – PT Solid Gold

PT Solid Gold Semarang | Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan terjadi inflasi sebesar 0,08% selama April 2020. Laju inflasi ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,10%. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya pun jauh lebih rendah.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan laju inflasi di April tahun ini tidak biasa. Sebab, menjelang bulan puasa seharusnya angka inflasi melonjak tinggi.

“Bisa dilihat pergerakan inflasi ini tidak biasa jika dibandingkan pola sebelumnya. Ketika masuk bulan Ramadhan inflasinya meningkat, tapi tahun ini melambat dari Maret 0,10% dan sekarang 0,08%,” kata dia dalam paparannya via video conference, Jakarta, Senin (4/5/2020).

Suhariyanto menduga, pergerakan inflasi yang lambat ini turut dipengaruhi rendahnya konsumsi masyarakat di tengah pandemi viru Corona saat ini.

“Pattern ini tidak biasa, biasanya Ramadhan dan Idul Fitri meningkat, tapi tahun ini karena situasi tidak biasa akibat COVID jadi berubah. Jadi 0,08% inflasi ini melambat,” beber Suhariyanto.

Dia menyebut, rendahnya inflasi ini menunjukkan dua hal, pertama stabilitas harga terjaga dan yang kedua dikarenakan daya beli rumah tangga melemah.

Jika dilihat menurut komponen, inflasi inti sebesar 0,17% dengan andil 0,11%, sedangkan inflasi harga yang diatur pemerintah atau administered price deflasi 0,14% dan volatile food juga deflasi 0,09%.

Untuk inflasi inti, pria yang akrab disapa Kecuk ini menyebut mengalami perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya dan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perlu diketahui, inflasi inti bisa menjadi indikasi daya beli masyarakat.

Menurut dia perlambatan ini bisa disebabkan terjaganya pasokan bahan pangan dan harga yang stabil.

“Tapi di sisi lain kemungkinan besar karena adanya penurunan permintaan barang dan jasa dari masyarakat karena penurunan aktivitas sosial akibat implementasi PSBB di berbagai wilayah. Satu lagi perlu dicermati, karena turun inflasi inti, tunjukkan ada pelemahan dari daya beli rumah tangga,” ungkapnya.

Inflasi sebesar 0,08% di April 2020, membuat angka inflasi tahun dari Januari-April sebesar 0,84%, dan inflasi dari tahun ke tahun (YoY) sebesar 2,67%.

Penyebab utama inflasi di April tahun ini adalah kenaikan harga emas dan perhiasan, bawang merah, dan gula pasir. Suhariyanto bilang mengatakan dari 11 kelompok pengeluaran inflasi tertinggi terjadi di perawatan pribadi dan jasa lainnya yakni sebesar 1,20% dengan andil 0,06%.

Dia bilang dari 11 kelompok pengeluaran ini hanya dua kelompok yang mengalami deflasi yaitu transportasi, dengan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Angka deflasinya masing-masing 0,42% dan 0,34%.

Sedangkan sembilan kelompok sisanya mengalami inflasi, seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau terjadi inflasi 0,09% dengan andil 0,02%. Komoditas yang berdampak besar adalah kenaikan harga bawang merah, gula pasir, minyak goreng, rokok kretek filter, dan rokok filter putih.

Masih di sektor ini, terdapat juga yang menyebabkan deflasi yaitu cabai merai, daging ayam ras, serta bawang putih yang harganya sudah menurun.

“Jadi untuk kelompok makanan, minuman, dan tembakau, inflasi rendah 0,09% dan andil 0,02% dengan pergerakan barang yang sudah saya sampaikan,” jelasnya.

edangkan kelompok pengeluaran lainnya seperti pakaian dan alas kaki tidak memberikan sumbangan ke inflasi dan deflasi alias stabil. Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi 0,09% dengan andil 0,02%.

Selanjutnya kelompok rekreasi, komunikasi, dan budaya, lalu kelompok pendidikan terjadi inflasi, namun tidak memberikan andil kepada inflasi. Sedangkan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran terjadi inflasi 0,18% dengan andil 0,02%.

sumber: detik.com – PT Solid Gold

 

Baca Juga :

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

PT Solid Gold | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

PT Solid Gold | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

PT Solid Gold | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

PT Solid Gold | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

PT Solid Gold | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

PT Solid Gold | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

PT Solid Gold | Harga Emas Anjlok

PT Solid Gold | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

PT Solid Gold | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

PT Solid Gold | Olein Akan Meningkat di 2020

PT Solid Gold Berjangka | Dolar Lanjutkan Penurunan Pasca The Fed, Lonjakan Minat Terhadap Aset Berisiko

30 april 2020

Dolar Lanjutkan Penurunan Pasca The Fed, Lonjakan Minat Terhadap Aset Berisiko | PT Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka Semarang | Dolar melanjutkan kerugian pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS membiarkan pintu terbuka untuk pelonggaran moneter lebih lanjut dan mengurangi harapan untuk pemulihan ekonomi cepat dari pandemi virus korona.

Greenback juga terbebani karena tanda-tanda pandemi sedang surut di negara-negara lain dan mengurangi permintaan safe-haven untuk menyimpan dana dalam dolar. Selain itu yang meningkatkan minat untuk mata uang berisiko adalah hasil uji coba positif dari pengobatan COVID-19 eksperimental.

Dolar diperdagangkan pada 106,65 yen di Asia pada hari Kamis, mendekati level terendah enam minggu.

Terhadap pound, dolar berdiri di $ 1,2461, mengikuti penurunan 0,3% pada hari Rabu.

Greenback sedikit berubah pada 0,9748 franc Swiss.

Setelah pertemuan kebijakan dua hari yang berakhir Rabu, The Fed mempertahankan suku bunga mendekati nol dan berjanji untuk memperluas program darurat yang diperlukan untuk membantu ekonomi yang tertekan.

Ketua Fed Jerome Powell tidak memberikan kata-kata optimis tentang seberapa cepat negara itu dapat kembali – jika pernah – ke tingkat pengangguran yang hampir mendekati rekor dan pertumbuhan yang solid hanya beberapa minggu yang lalu.

Amerika Serikat dan ekonomi utama lainnya memaksa perusahaan untuk tutup dan membuat orang di rumah untuk memperlambat penyebaran virus korona baru, yang menghentikan pertumbuhan global.

Euro sedikit berubah di $ 1,0867 pada hari Kamis. Terhadap pound, mata uang umum Eropa tersebut diperdagangkan di 87,25 pence.(mrv) – PT Solid Gold Berjangka

 

Baca Juga :

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bantah Lakukan Bisnis Tak Wajar

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Serius Bidik Milenial

PT Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Luar Biasa Solid Gold Berjangka

PT Solid Gold Berjangka | Transaksi Bursa Berjangka Melejit Solid Gold Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold Berjangka | Nasabah Baru PT Solid Gold Berjangka Makassar Tumbuh

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Catat Pertumbuhan

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Nasabah PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Signifikan

PT Solid Gold Berjangka | Perusahaan Berjangka Solid Gold Bidik Nasabah Milenial

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Kuartal 3 Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja PT Solid Gold Berjangka Tumbuh Dua Ribu Persen Lebih

PT Solid Gold Berjangka | Kuartal 3 Harga Emas Stabil Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | Solid Gold Berjangka Ingin Hilangkan Persepsi Negatif

PT Solid Gold Berjangka | Kinerja Solid Gold Berjangka Cetak Rapor Biru

PT Solid Gold Berjangka | PT Solid Gold Berjangka Bukukan Pertumbuhan Volume Transaksi

PT Solid Gold Berjangka | Perang Dagang Buat Emas Berkilau

PT Solid Gold Berjangka | Harga Emas Anjlok

PT Solid Gold Berjangka | Perdagangan Emas Paling Banyak Diminati Hari Ini

PT Solid Gold Berjangka | Komoditas Kopi dan Emas Cukup Signifikan

PT Solid Gold Berjangka | Olein Akan Meningkat di 2020